Jumat, 18 Desember 2009

Waspadai Kandungan Kimia dalam Mainan Plastik

Jumat, 18 Desember 2009 | 22:42 WITA

MUNGKIN ada yang belum tahu bahwa mainan plastik ada yang mengandung phthalates, bahan kimia yang sangat berbahaya karena memengaruhi hormon testoteron pada anak laki-laki.

Dalam studi awal yang melibatkan 40 anak di Turki yang didiagnosa mengalami gynecomastia atau pembesaran bagian payudara, ditemukan bahwa kadar phthalates dalam darah mereka cukup tinggi, yakni 2,8 hingga 25 kali lebih tinggi dibanding dengan anak yang tidak menderita gynecomastia.

Sejak lama para ahli memang meragukan keamanan bahan kimia ini. Namun pihak industri plastik berkilah bahwa bahan yang biasa dipakai untuk melembutkan plastik dan menstabilkan pengharum ini aman. Mereka juga menyebut penelitian tersebut hanya melibatkan sedikit anak sehingga belum cukup bukti.

Padahal, sebenarnya sudah cukup banyak data dan studi yang mengonfirmasi bahaya phthalates. Salah satunya adalah risiko anak laki-laki yang bersikap lebih feminin.

Phthalates tidak hanya ditemukan dalam mainan plastik. Bahan kimia ini dipakai pada hampir semua produk yang biasa kita temukan setiap hari,m ulai dari barang elektronik, tirai plastik kamar mandi, serta produk perawatan kulit, seperti parfum atau sampo. Bahan kimia ini juga ditemukan dalam makanan, mengingat banyak makanan yang kita konsumsi disimpan dalam plastik.

Dr.Elif Ozmet dari Hacettepe University, Turki, yang melakukan studi mengenai risiko gynecomastia akibat phthalates mengatakan bahwa risetnya memang tidak secara langsung membuktikan bahwa bahan kimia ini menyebabkan pembesaran payudara pada anak laki-laki.

"Sekitar 65 persen anak laki-laki bisa mengalami gynecomastia. Kondisi ini terjadi karena gangguan keseimbangan hormon estrogen dan testoteron," kata Ozmet yang hasil penelitiannya dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics.

Ia menambahkan, bila peningkatan hormon estrogen terjadi karena paparan phthalates, maka hal ini juga bisa menimpa anak perempuan yang akan menyebabkan payudara lebih cepat tumbuh sebelum usia puber. "Dampak dari phthalates memang tidak hanya pada anak laki-laki, tapi konsekuensinya berbeda dari anak perempuan," katanya.

Selain bahan kimia, pembesaran payudara pada anak laki-laki juga bisa terjadi karena faktor keturunan.
(Back)

0 komentar: